Tags

, , , , , , , ,

Sebelum kita membahas apa tentang nepotisme yang ternyata menjadid momok untuk negeri kita tercinta ini, ada baiknya kita tahu dulu, apa sih itu nepotisme. Nepotisme memliki arti yaitu lebih memilih saudara atau teman akrab berdasarkan hubungannya bukan berdasarkan kemampuannya. Nah dari arti sebuah kata yang singkat tersebut kita sudah bisa tahu kalau nepotisme itu juga tidak terpuji yang harus diberantas oleh KPK, lain halnya jika memang ternayat saudara kita atau teman akrab kita itu memiliki kemampuan yang layak untuk dipilih.

Kasus yang sekarang menjadi sorotan public adalah Kasus Ratu Atut, dimana ternyata sebagian besar kekuasaan pemerintahan disekitaran Banten dikuasai oleh keluarga besar Atut. Wanita 51 tahun ini lahir di Banten dan Menjadi Gubernur Wanita Pertama di Indonesia.

Gubernur Banten ini kini sedang diperiksa oleh KPK untuk terkait penyidikan kasus dugaan suap penanganan perkara Pilbup Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi (MK). Adik kandung Atut, Tubagus Chaeri Wardana yang kerap dipanggil Wawan itu juga kini ditetapkan sebagai Tersangka kasus Suap, suami dari Airin yang kini menjabat sebagai Walikota Tangerang.

Selain adik Iparnya, Adik Perempuan Gubernur Banten Ratu Atut yaitu Ratu Tatu Chasanah, juga menjabat Wakil Bupati Serang; dan menantunya, Ade Rosi Khaerunnisa,menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Serang.

Hmmm, ternyata masih ada saja yang seperti itu ya di Indonesia ini, sangat disayangkan sekali kalau nepotisme ini tidak segera diberantas, karena sebnarnya ini sangat merugikan. Untuk Masyarakat juga, jangan pernah mau memilih kepala Daerah hanya demi uang yang diberikan kepada kita sebelum Pemilu berlangsung.

Ah, saya masih berharap semoga KPK bisa menangkap dan membersihkan Indonesia dari KKN.  Semangat KPK!!

Advertisements